Kamis, 21 November 2013

 DOA...UNTUK-MU  SAYANG...

Saat melihat dia tersenyum,,,begitu indah senyumnya.
tanpa suara ,,hanya tatapan bening matanya,,menatap lembut wajahku..duhhh...sungguh tenang rasannya..bagai  embun sejuk mendinginkan hati ini..senyumnya membahagiakan jiwaku,,menenangkan batinku..
Ya Allah ijinkan HAMBA tetap bersamanya sampai akhir masa...
ijinkan hamba merawat dan membesarkanya..dengan ajaranMu..YA Allah..sehatkanlah dia..cerdaskan dia..dan jagalah dia dari fitnah dunia..
Ya Allah  hamba mohon dari lubuk hati yang paling dalam....

Minggu, 05 Mei 2013

BERAKTIFITASLAH SELAMA BERMANFAAT

                                               Indahnya Taat Orang Tua
                  Kepingin nulis tapi bingung mau nulis apa...
kepingin mengulang masa dulu yang selalu muncul ide baru untuk karya baru dalam tulisan..nah sekarang rasanya disibukkan dengan rutinitas sebagai ibu rumah tangga yang sekaligus pengajar SD yang harus berangkat pagi dan pulang menjelang asar..selain itu harus menyelesaikan persoalan konsumsi suami di rumah...maklum  suami mengajarkan untuk masak aja..selain lebih sehat juga menghemat pengeluaran..tapi yang terpenting kayaknya masak sendiri memang lebih sehat..begitu kata suami..
Dalam usaha mentaati suami..ya sudahlah dituruti aja ..siapa tahu dengan memasak Suami Ridho..Allah juga Ridho..dan pahala mengalir sepanjang pagi..saat memasak dengan ikhlas..ya walaupun kata suami masakanku belum se.eenak ibunya..tapi dak papa..lah lama-lama juga enak..asal gonta-ganti menu pasti..juga menyenangkan...
Heemm ..demi mencari ridho suami..hampir setiap pagi..selalu berkejaran dengan waktu..antara tidak boleh telat masuk sekolah dan harus menyelesaikan tatanan meja makan dengan menu..ala ibu-ibu muda....
Begitulah saat ini rutinitasku sebagai wanita yang Alhamdulillah telah memasuki jenjang pernikahan..Indah..memang,,Namun aku juga bersyukur jika Ibuku dulu meminta aku tidak terburu-buru untuk menikah..sekolah dulu katanya..
          TERNYATA..baru kusadari sekarang bahwa..banyak hal-hal istimewa yang hanya bisa kita temui..ketika kita masih lajang..bayangkan..bisa jalan-jalan sesuka hati..tanpa terbebani dengan kewajiban di rumah,,bisa memilih-milih..apa aja yang kita mau..tanpa menunggu..restu suami..dan paling penting..nih..otak  bisa diajak kompromi untuk terus berkarya dalam tulisan..INDAHNYA..masa remaja....
Tapi aku juga bersyukur. di usiaku yang menginjak 27..aku telah menyelesaikan sekolahku..dan diijinkan untuk menikah..dan Alhamdulillah..saat itu pasangan juga sudah ada...akhirnya kututup usia lajangku..di saat itu...
         Aku baru sadar  BETAPA INDAHNYA JIKA MAMPU MENTAATI ORANG TUA..
banyak hal yang mana,,,akan terasa indah jika kita mendengarkan dan mengikuti apa kata orang tua..memang mungkin saat beliau melarang ini,,memerintahkan  itu,,disaat saat ini kita belum memetik manfaatnya..belum terasa indanya..namaun..yakinlah suatu saat apa yang jadi perintah atau larangan  orang tua..memang benar adanya...Akan INDAH PADA SAATNYA...(mari berusaha taat orang tua..)

Kamis, 20 Desember 2012

Taman Belajar dan Bermain "Bening"

Assalamaualaikum..Warahmatullahi Wabarakaatuh..
Hai adik-adik semua...perkenalkan..kak Ika punya tempat baru untuk belajar dan bermain loh..bagi kalian semua yang belum bisa menulis dan belum bisa membaca..bisa datang ke tempat kak Ika..
ini..nih..tempatnya di jl Mangga, gang TPA Al-Falah, Patrang Jember..
Nah mumpung bentar lagi liburan..bagi kalian yang ingin naik kelas satu..ayo..buruan ajak bunda main ke tempatnya kak ika...
Seru..loh nanti di ajak mainan kartu huruf,,kartu angka,,mainan stik kayu..ada buku cerita,,menggambar,,mewarna..banyak deh..ada nonton juga..loh..
ayoo..ayoo..maen ke tempatnya kak ika..
Namanya..."Taman Belajar dan Bermain BENING"..
eh iya ada yang lupa..datengnya gak paki bayar  loh..soalnya semua mainannya kak ika buat sendiri dari barang-barang bekas..ih  pokoknya seru..ayo..adek-adek yang rumahnya jember, daerah Patrang..apalagi jln MANGGA..Langsung deh..ajak bunda  atau Ayah nemenin ke tempatnya kak Ika..
nah info lengkap bisa hubungi no hp kak Ika  085259262230 / 085736076151
Wa'alaikum salam warahmatullahi Wabarakaatuh..
Kak Ika tunggu ya Adik-adik  semua..Salam sayang buat adek-adek Indonesia yang cerdas dan rajin belajar..

Minggu, 29 April 2012

LATAH

              Obrolan ringan kami...sejenak membuat saya berfikir..apa benar bahwa kita itu orang-orang pintar..? terkadang saya berfikir..emang kita itu sudah ditakdirkan menjadi seperti ini,  suka hiburan,,suka instan, senang bergembira, agak malas belajar,,tapi tidak semua hanya sebagian saja. Liat aja kalau kita melnonton film kita dengan orang lain,pasti beda mereka sederhana ataupun rumit tapi tetap mengena..ada maksud dibaliknya..tapi punya kita..ya paling itu-itu aja...anak SMUyang jatuh cinta, rebutan harta warisan, intinya harta, cinta an tahta serta wanita..kadang ada yang sederha, kadang ada yang rumit tapi ya sama kadang-kadang sama-sama hanya hiburan semata dan agak susah ditarik hikmah di dalamnya..
               Untuk kebahagiaan atau sedikit berlapang dada..saya berfikir ya emang segitu apa yang Tuhan beri untuk kita, jadi untuk apa kita menyesalinya,,lebih baik mensyukuri dan menjaganya..pikiran itu saya sampaikan ke teman saya...dengan spontan dia menyangkal apa yang ada di otak saya.."bukan begitu kawan,,tapi sebenarnya kita adalah pandai.." banyak anak-anak kita yang menang olimpiade di luar sana, kita bisa merdeka setelah tiga setengah abad di jajah, apa itu bukan bukti jika kita pandai..? kita pandai jangan pernah bilang kita rendahan itu menyinggung saudara-saudara kita lainnya.."  begitu semangatnya dia membanggakan kita dan percaya bahwa kita sama dengan mereka..
                Obrolan kami berlanjut,,tentang kita dan saudara kita mengapa beda..? obrolan kami berlanjt hingga samapi pada kesimpulan bahwa penyebab kita tetap seperti ini adalah sifat istimewa kita  yaitu  "LATAH" . Coba liat satu RSBI,,semua pada bingung mendirikan RSBI,, Satu Blakbarry semua pada heboh Blakbary,,satu paki poni,,semua berbondong-bondong berponi..dan kelatahan-kelatahan lucu laiinya..terkadang kita sangat memaksa untuk mengikuti alur meskipun harus bersusah-susah dan melawan kenyaman diri kita..itulah sebabnya kita begini saja, jalan dan tetap jalan tapi di tempat..
               Bayangkan bagaimana susahnya hidup kalau hanya untuk "LATAH", kita pasti sibuk memikirkan bagaimana cara mengikuti trend yang ada,,bagaimana cara kita disebut gaul karena selalu mengikuti gaya yang "in"..heemm sepertinya hidup akan terasa susah... Itulah mengapa pada akhirnya kita susah mencari identitas dari kita .. jika yang lain A kita ikut A, jika Z kita juga Z..begitu terus selamanya..Coba saja kita berfikir bagaimana kita berkarya dan kita dikenal..dan kita beridentitas..dan pastinya kita tetap nyaman dan enjoy. tanpa harus mengikuti  "LATAH" dengan hal-hal yang sebenarnya kita tidak nyaman menggunakanya..Mari mulai sekarang kita jadi diri kita..kita bakar itu  yang namanya "LATAH"..(fighting.." Bismillah..) Waalahu A'lam bisshowab"
             

Kamis, 23 Februari 2012

Bukan sekedar menikah

"Mbak sudah married?' dengan senyum renyah adek tingkatku itu bertanya padaku..berdecak dalam hatiku, ini adalah pertanyaan yang keseribu kalinya atau bahkan kesejuta kalinya hingga tak terhitung. aku sih berusaha menanggapi pertanyaan itu dengan santai..so dengan tenang dan tak lupa sambil tertengger senyum tersungging di bibirku aku jawab" wah iya belum nih.." sontak wajah yang tadi sumringah bertanya berubah drastis..agak kelu,,sayu..kanget...wooww belum nikah (mungkin begitulah pikiran yang berkecamuk dalam hatinya) ya meskipun ukiran senyum tetap terhias di bibirnya...
begitulah ekspresi yang sering terlihat ketika orang-orang yang bertanya "udah nikah..?" dan aku jawab " belum nikah" sontak raut muka berubah..kok belum nikah ya..kasihan sekali , kayaknya udah waktunya nikah, atau mungkin bisa dibilang telat...(mungkin itu ungkapan hatinya yang dapat aku tebak dari raut mukanya..)
sebenarnya aku sendiri yang saat ini mulai menginjak usia 27 tahun juga ingin cepet-cepet nikah..tapi aku adalah seorang anak yang berkewajiban birrulwalidain..andai kan menikah itu bisa dilakukan sendiri tanpa harus melibatkan banyak orang, melibatkan dua keluarga besar yang belum kenal sama sekali harus terpaksa disatukan dan menjadi saudara..mungkin saya akan menikah dengan usaha yang saya lakukan. jadi saya ingin sekali tidak ditannya "UDAH NIKAH..? sebenarnya "jujur" lidah ini kelu kalau harus menjawab "BELUM" serasa akan muncul wajah-wajah baru yang menaruh rasa iba, atau sekedar kaget atau kasihan bahkan aneh..kenapa wanita yang sudah berumur ini belum menikah.? kasihan sekali...
kalau sudah begitu..saya terkadang sering berfikir..apakah mungkin suatu saat saya berkesempatan menikah..kalau ingin menikah woowww  jangan diragukan deh..saya adalah makhluq Allah yang sama seperti yang lain ingin mengikuti sunnah RasulNya untuk menikah..namun ya  namanya kita berhak hidup tapi kita tidak berhak bernego sama Allah sampai usia berapa kita berkesempatan hidup di dunia..
soo..saya mohon kepada saudara-saudara saya semua mohon didoakan supaya saya berkesempatan menikah ,,tapi juga tetap berkewajiban birrul walidaian..demi melihat senyum kebahagiaan orang tua saya..
saya tetap yakin  tidak ada yang sia-sia jika apa yang kita lakukan hanyalah berniat untuk berbakti kepada orang tua..Allah tidak akan mengingkari janji..balasan dari Allah pasti lebih indah, lebih istimewa dari yang bisa kita bayangkan..
kepada calonku yang sedang menunggu,,,mohon dukuangan dari antum semoga kita diberi kekuatan kesabaran..dan Allah memberi kesempatan kepada kita untuk membangun rumah tangga yang sakinah, mawaddah wa rahmah...Jazakumullah masku atas dukunganmu..
sebab anak wajib birrulwalidain,, dan karena menikah bukan sekedar menikah...ada hakikat lebih dari itu...Wallahu A'lam MOHON DOANYA SAUDARA-SAUDARA..
JAZAKUMULLAH

Sabtu, 15 Oktober 2011

Untukmu GURUKU...


Sabar Dengan Tali
Manusia merupakan makhluk Tuhan yang paling sempurna. Dia dilahirkan dalam keadaan fitrah, yang berarti suci bersih, dan memiliki potensi-potensi kebaikan. Yakni menyenangi segala bentuk kebaikan. Namun, perlu diketahui jika potensi tersebut tidak diasah, akan lenyap dengan pengaruh-pengaruh buruk yang muncul di sekitar kehidupan manusia. itu sebabnya potensi tersebut hendaknya dikembangkan dan dipelihara, sehingga mampu melahirkan kebaikan-kebaikan dalam diri manusia, dan kemudian mampu menjadi manusia seutuhnya yang berakhlaqul karimah.
Pendidikan merupakan salah satu usaha menjaga serta mengembangkan potensi-potensi kebaikan tersebut. Pendidikan, dapat dilaksanakan dalam situasi formal di sekolah, informal di keluarga dan non formal di lingkungan masyarakat. Ketiga situs pendidikan tersebut harus bekerja sama dalam mencapai tujuan pendidikan, yaitu mencetak generasi paripurna berakhlakul karimah, berguna bagi sesama, cerdas dalam berfikir, sopan dalam berperilaku.
Dalam pendidikan formal, terdapat seorang pendidik yang bertanggung jawab dalam pelaksanaan proses pendidikan. Pendidik bertanggung jawab dalam hal pelayanan pendidikan yang maksimal. Sebagai bentuk pelayanan tersebut adalah mengajar dengan sungguh-sungguh dan setulus hati. Sehingga potensi kebaikan peserta didik dapat terjaga dan dikembangkan. Diantara potensi kebaikan yang dimiliki manusia adalah sifat sabar. Sabar ketika kesusahan dan sabar dalam kebahagiaan. Sabar dalam menjalankan kewajiban dan sabar dalam meninggalkan larangan.
Maka, penting sekali bagi pendidik untuk dapat melahirkan sifat sabar bagi para peserta didik. Berikut tips sederhana, bagaimana cara pendidik melatih kesabaran bagi peserta didik. Cara ini dapat diterapkan di Taman Kanak-Kanak atau Sekolah Dasar. Lebih efektif untuk materi olah raga yang dilakukan out door. Nama kegiatan ini bisa disebut, Tali Kesabaran.
Tahap pertama adalah mengumpulkan peserta didik di halaman dan mengajak mereka pemanasan / pelenturan sesuai waktu yang dibutuhkan. Setelah itu meminta mereka berlari mengitari halaman dengan tekhnik bergilir satu persatu atau perkelompok . namun sebelum berlari ada beberapa hal yang perlu diperhatikan pendidik karena, disinilah tali berfungsi sebagai latihan kesabaran. Biasanya untuk anak-anak TK belum bisa diajak bergilir, mereka cenderung menyukai kebersamaan. Jika satu diminta berlari, maka semua ikut berlari. Kondisi tersebut tentunya jauh dari tertib dan rapi. Untuk menghindari hal tersebut. Pendidik dapat menggunakan tali (bisa tali raffia, atau tali yang lain) anak diminta berkumpul jadi satu, dan batasi mereka dengan tali.
Jadi di sekeliling anak telah ada tali yang melingkarinya. Pendidik kemudian menyampaikan bahwa tali tersebut adalah tali kesabaran, jadi bagi anak yang keluar dari tali, berarti bukan anak yang sabar. Setelah itu jelaskan aturan urutan kegiatan yang akan dilaksanakan. Satu anak yang dipanggil nanti diperbolehkan keluar dari tali dan harus berlari mengelilingi halaman. Sampaikan juga bahwa anak yang dipanggil dan keluar dari tali tidak dianggap anak yang tidak sabar. Tapi tetap sabar karena melaksanakan perintah dari guru.
Untuk penguatan tanyakan sekali lagi kepada peserta didik. Siapa yang ingin menjadi anak sabar..? anak TK biasanya dengan serentak mengacungkan tangan dan serentak menjawab sayaaa. Untuk lebih menguatkan, tanyakan sekali lagi dan minta mereka menjawab dengan angkat tangan, lompat dan teriak. Selanjutnya jelaskan faedah/keutamaan sabar secara singkat. Setelah tenang panggil anak satu persatu secara bergantian untuk lari mengitari halaman. Dan pastikan peserta didik yang lain tetap berada di dalam lingkaran tali.
Tips sederhana tersebut, dipastikan dapat menjadikan anak tertib, mau rapi dan sabar mengantri menunggu giliran. Hal itu dikarenakan ada sesuatu, dalam hal ini tali yang dengan jelas dapat dilihat oleh anak dan tali itu dianggap bentuk bukti kesabaran mereka. Anak-anak akan lebih tertarik terhadap bukti yang konkret. Sering kita mengenalkan konsep kesabaran kepada murid terutama anak-anak TK, tapi lupa memberikan sarana kepada mereka untuk belajar sabar.
Itu tadi sedikit pengalaman saya ketika mengajar di TK. Ketika itu sungguh di luar dugaan. Anak-anak TK saya yang terkenal aktif sekali, dapat rapi dan tertib mengikuti semua aturan permainan saya. Satu pendidikan moral saat itu, bahwasanya tidak ada satupun anak di muka bumi ini yang terlahir nakal, semua dilahirkan dengan potensi kebaikan. Tergantung bagaimana kita orang-orang dewasa mengajak mereka untuk senantiasa berperilaku baik.